Alergi (Obat Alergi - Pengertian, Gejala, Sebab, Pengobatan)
Revolution
Maret 24, 2017
No comments
Jogja-herb (Informasi herbal Jogja dan Sekitarnya)Pengertian Alergi
Alergi adalah reaksi terhadap sistem kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik) atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia bereaksi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.
Saat tubuh kita pertama kali berpapasan dengan oraqng yang terkena alergi, tubuh kita akan memproduksi antibodi terhadap alergi karena menganggapnya sebagai sesuatu yang berbahaya. Jika tubuh kembali kontak dengan alergi yang sama, tubuh akan meningkatkan jumlah antibodi terhadap jenis alergi tersebut. Hal inilah yang memicu pelepasan senyawa kimia dalam tubuh (histamin) dan menyebabkan gejala-gejala alergi.
Gejala alegi meliputi mata merah, gatal-gatal, rhinorrhea, eksem, urticaria, atau serangan asma. Pada sebagian orang, alergi berat terhadap lingkungan, atau alergi makanan atau alergi obat-obatan atau reaksi terhadap sengatan dari tawon mungkin dapat membahayakan jiwa dengan timbulnya anafilaksis. Tidak semua reaksi dari hipersensivitas adalah alergi
Gejala Alergi
Gejala reaksi alergi biasanya muncul beberapa menit setelah kontak dengan alergen. Gejala ini juga dapat berkembang secara bertahap dalam beberapa jam. Gejala-gejala alergi yang kita alami umumnya tergantung kepada jenis alergen dan cara kita melakukan kontak dengan alergen. Misalnya gejala alergi akibat makanan akan menyebabkan gejala pada mulut atau sistem pencernaan, sedangkan alergi debu akan menyebabkan gejala pada sistem pernapasan. Berikut ini adalah penjelasan detailnya.
Alergi Karena Gigitan Atau Sengatan Serangga
Selain pembengkakan pada bagian yang digigit, jenis alergi ini dapat menyebabkan munculnya gatal-gatal di seluruh tubuh, batuk-batuk, sesak di bagian dada, sesak napas, serta reaksi alergi yang parah (anafilaksis).
Alergi Karena Substansi dari Udara
Jika Anda memiliki alergi terhadap substansi di udara seperti debu, serbuk sari, atau tungau debu, gejala utama yang akan Anda alami biasanya adalah bersin-bersin. Gejala tersebut dapat berkembang menjadi hidung berair atau mampet yang memicu kesulitan bernapas. Gatal-gatal pada hidung, mata yang merah, berair, dan bengkak juga dapat muncul.
Alergi Akibat Makanan
Alergi karena makanan tertentu dapat menyebabkan sensasi geli atau gatal dalam mulut. Pembengkakan pada bibir, lidah, mata, tenggorokan, atau wajah juga bisa terjadi. Selain itu, alergi ini juga dapat mengakibatkan ruam gatal dan merah pada kulit, mual-mual, sakit perut, serta diare.
Alergi Akibat Obat
Obat juga dapat mengakibatkan reaksi alergi. Gejalanya dapat berupa gatal-gatal pada kulit, ruam, pembengkakan pada wajah, kesulitan bernapas serta anafilaksis.
Selain gejala-gejala di atas, alergi juga dapat muncul saat kulit tersentuh substansi tertentu. Misalnya sabun, sampo, parfum, atau bahan karet alami (latex). Alergi jenis ini akan mengakibatkan sejenis peradangan pada kulit yang dikenal sebagai dermatitis atopik. Dermatitis atopik menyebabkan gejala gatal-gatal, ruam kemerahan, dan bersisik.
Jika pernah merasakan gejala-gejala di atas, Anda sebaiknya mencari tahu penyebabnya agar dapat didiskusikan dengan dokter sehingga alergi Anda dapat ditangani.
Mengenali Gejala Anafilaksis
Beberapa alergi terkadang dapat menyebabkan reaksi yang parah dan berakibat fatal, yaitu anafilaksis. Reaksi ini umumnya akan terjadi pada seluruh tubuh dan menyebar dengan sangat cepat. Gejala-gejala anafilaksis antara lain:
- Pusing.
- Sesak napas yang parah.
- Pingsan akibat tekanan darah yang turun.
- Mual-mual.
- Muntah.
- Ruam pada kulit.
- Denyut nadi yang cepat, tapi lemah.
- Kulit dan bibir berwarna biru.
- Pingsan atau kehilangan kesadaran.
Penderita anafilaksis membutuhkan penanganan medis darurat. Reaksi anafilaksis dapat ditangani dengan suntikan atau obat epinefrin.
Penyebab Alergi
Substansi penyebab alergi atau alergen biasanya tidak berbahaya dan tidak mengakibatkan gejala alergi pada orang lain. Beberapa jenis alergen yang umumnya dapat menyebabkan alergi meliputi:
- Gigitan serangga, misalnya sengatan lebah.
- Makanan tertentu, misalnya kacang-kacangan, makanan laut, serta susu.
- Substansi di udara, misalnya bulu hewan, tungau debu atau serbuk sari.
- Obat-obatan, misalnya antibiotik penisilin.
- Alergen yang bersentuhan dengan kulit secara langsung, misalnya bahan kimia pada parfum, sabun, sampo atau bahan lateks.
Reaksi alergi muncul saat sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap alergen yang dianggapnya berbahaya, walau sebenarnya tidak. Karena itu, terbentuklah antibodi yang disebut imunoglobulin E (IgE). Saat kontak antara tubuh dan alergen kembali terjadi, tubuh akan memproduksi lebih banyak IgE. Kemudian IgE akan memicu pelepasan zat-zat kimia alami seperti histamin yang menyebabkan gejala-gejala alergi.
Risiko seseorang untuk mengalami alergi juga dapat meningkat karena faktor keturunan serta lingkungan. Hal ini umumnya terjadi pada anak-anak. Jika ayah atau ibu Anda memiliki alergi tertentu, anak juga berisiko tinggi memiliki alergi, meski jenis alerginya tidak selalu sama.
Faktor lingkungan juga dapat memengaruhi risiko alergi. Penelitian menunjukkan bahwa semakin lama dan sering seseorang terpajan alergen tertentu maka risikonya untuk memiliki alergi akan makin tinggi. Hal lain yang dapat menjurus pada alergi adalah merokok, polusi, infeksi, dan hormon.
Diagnosa Alergi
Pada tahap awal, dokter akan menanyakan detail gejala, frekuensi serta waktu kemunculan, dan pemicu alergi yang Anda alami. Dokter juga akan memeriksa bagian tubuh yang terkena dampak alergi. Jika alergen Anda belum diketahui dengan pasti lewat pemeriksaan awal, dokter biasanya akan menganjurkan beberapa tes untuk evaluasi lebih lanjut.
Tes Tempel (Patch Test)
Tes tempel (patch test) merupakan salah satu tes untuk mendiagnosa alergi yang cukup aman dan tidak bersifat invasif. Dalam test tempel, satu jenis alergen akan diletakkan pada tempat tertentu, lalu ditempelkan pada kulit selama dua hari sambil memantau reaksi kulit. Tes tempel digunakan untuk mengevaluasi dermatitis kontak.
Tes Tusuk Kulit
Pada tes tusuk kulit, kulit pasien akan ditetesi cairan alergen yang umum lalu ditusuk secara halus dan pelan-pelan dengan jarum untuk melihat reaksinya. Jika pasien mengalami alergi terhadap substansi tersebut, benjolan merah dan gatal akan muncul di kulit dalam waktu 15 menit.
Tes tusuk kulit ini biasanya digunakan untuk memeriksa jenis alergi pada makanan dan obat-obatan tertentu, alergen di udara, serta racun dari serangga. Tes ini termasuk aman dan dapat digunakan pada semua orang.
Selain tes tusuk kulit, tes tempel juga bisa dilakukan. Dalam test tempel, satu jenis alergen akan diletakkan pada tempat tertentu, misalnya plester, lalu ditempelkan pada kulit selama dua hari sambil memantau reaksi kulit. Tes tempel digunakan untuk mengevaluasi dermatitis kontak.
Tes Darah
Jenis tes darah yang digunakan adalah radioallergosorbent tests (RAST) yang akan mengukur kadar jenis IgE tertentu dalam darah. Tes darah mungkin dianjurkan bersamaan dengan atau untuk menggantikan tes tusuk kulit.
Selain memeriksakan diri ke dokter, Anda juga dapat mengevaluasi pemicu alergi yang Anda atau anak Anda alami dengan memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dan reaksi alergi yang ditimbulkannya terhadap tubuh.
Jika alergi Anda dicurigai sebagai alergi makanan, maka tes lain yang dianjurkan adalah tes eliminasi. Tes ini dilakukan dengan menghindari jenis makanan yang diduga menjadi alergen untuk melihat perbedaan reaksi dari gejala yang dialami. Lalu jenis makanan yang sama dicoba kembali setelah beberapa minggu untuk menantikan reaksi berikutnya. Dalam beberapa kasus, dilakukan juga tes tantangan makanan untuk melihat reaksi penderita dengan pengawasan ketat dari dokter. Selama tes ini, alergen diberikan pada penderita secara bertahap. Meski berisiko mengalami reaksi alergi yang parah, cara ini termasuk paling akurat dalam menentukan alergi makanan.
Selain memeriksakan diri ke dokter, Anda juga dapat mengevaluasi pemicu alergi yang Anda atau anak Anda alami dengan memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dan reaksi alergi yang ditimbulkannya terhadap tubuh.
Pencegahan Alergi
Pencegahan alergi tergantung pada alergennya. Cara yang paling efektif untuk mencegah alergi adalah dengan menghindari pemicunya. Tetapi tidak semua sumber alergi dapat dihindari dengan mudah seperti tungau debu, hewan piaraan, atau makanan. Beberapa saran berikut ini dapat membantu mencegah alergi.
- Mengenakan pakaian tertutup atau mengoleskan losion penolak serangga saat sedang bepergian.
- Hindari memakai wewangian atau parfum yang bisa menarik perhatian serangga.
- Gunakan masker saat keluar rumah.
- Membersihkan rumah secara rutin, terutama ruangan yang sering digunakan, seperti kamar tidur serta ruang keluarga, agar terhindar dari tungau debu.
- Menghindari penggunaan kemoceng karena dapat menyebarkan alergen.
- Mengelap permukaan perabotan dengan kain bersih yang dibasahi air atau cairan pembersih atau gunakan alat penyedot debu.
- Membuka jendela atau pintu agar sirkulasi udara lebih lancar sehingga ruangan tidak terasa lembap.
- Menempatkan hewan piaraan di luar rumah atau di satu ruangan tertentu saja.
- Mandikan hewan piaraan seminggu sekali.
- Membersihkan kandang hewan piaraan secara rutin.
- Mencatat jenis makanan yang kemungkinan menjadi sumber alergi sehingga dapat dihindari.
- Selalu membaca label kemasan untuk mengetahui bahan-bahan yang digunakan sebelum membeli makanan.
- Menanyakan bahan makanan yang digunakan secara detail sebelum memesannya di restoran.
- Membersihkan dapur agar terhindar dari lumut, terutama tempat cuci piring dan cuci pakaian.
- Jangan menjemur pakaian di dalam rumah.
- Gunakan gelang yang menginformasikan Anda menderita alergi parah agar orang lain tahu, terutama saat Anda tidak bisa berkomunikasi ketika serangan reaksi alergi datang.
Pencegahan Anafilaksis
Waspadailah diri Anda jika mengidap anafilaksis karena jika alergi kambuh dan tidak diobati secepat mungkin, Anda berisiko kehilangan kesadaran atau bahkan kematian. Anda disarankan untuk selalu membawa dua dosis suntikan epinefrin agar bisa langsung digunakan jika serangan anafilaksis terjadi. Beri tahu juga cara penggunaan suntikan tersebut pada orang-orang terdekat agar suntikan adenalin bisa diberikan selagi menunggu pertolongan medis datang.
Pengobatan Alergi
Terapi Herbal Sembuh Alergi 1 paket 3 produk NASA, Natural Lecithin, Clorophyllin, Asam Amino Evolution (AMNE)
3 Produk terapi herbal yang baik untuk membantu menyembuhkan alergi
1. NATURAL LECITHIN (100ml)
merupakan suplemen kesehatan alami yang berasal dari olahan kacang kedelai ( Soy bean ) yang dikenal bebas kolesterol. NATURAL LECITHIN kaya akan kandungan zat-zat gizi yang essensial bagi tubuh juga mengandung antioksidan yang sangat baik untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh yang akan membantu menyembuhkan alergi. Aturan pemakaian (ada di kemasan):
1. Menjaga kondisi tubuh 2 x 1 hari @ 1 sdm
2. Masa penyembuhan 3 x 1 hari @ 1 sdm
3. Sakit kronis 3 x 1 hari @ 2 sdm
4. Anak - anak 2 x 1 hari @ 1 sdt
Pagi dan siang sebelum makan
Malam sebelum tidur
2. Natural Clorophyllin (100cc), merupakan hasil olahan bioteknologi tinggi dari Clorophyl pohon cawi
Natural clorophyllin memiliki kandungan asam clorophyll yang dapat membantu memulihkan fungsi organ tubuh dan membantu penyembuhan alergi.
Aturan pemakaian (ada di kemasan):
1. Menjaga kondisi tubuh 2 x 1 hari @ 1 sdm
2. Masa penyembuhan 3 x 1 hari @ 1 sdm
3. Sakit kronis 3 x 1 hari @ 2 sdm
4. Anak - anak 2 x 1 hari @ 1 sdt
Pagi dan siang sebelum makan
Malam sebelum tidur
3. Natural Asam Amino Evolution/AMNE (30 kapsul), terdiri dari asam asam amino esensial dan nonessensial.
Treonin merupakan unsur pokok yang sangat penting pada kolagen membantu pencernaan dan usus untuk dapat berfungsi dengan lebih baik, sangat membantu untuk pemulihan alergi.
Aturan pemakaian:1. Menjaga kondisi tubuh 2 x 1 hari @ 1kapsul
2. Masa penyembuhan 3 x 1 hari @ 1 kapsul
3. Sakit kronis 3 x 1 hari @ 2 kapsul
4. Anak - anak 2 x 1 hari @ 1 kapsul
Pagi dan siang sebelum makan
Malam sebelum tidur
Produk Lengkap Terapi Herbal Mujarab Untuk Menyembuhkan ALERGI adalah:
1. NATURAL LECITHIN
2. NATURAL CHLOROPYLLIN
3. NATURAL ASAM AMINO / AMNE
Info Lebih Lanjut & Pemesanan Herbal
Hub Mb Desi 0857 0081 0079
Sumber
Published by Revolution
Nulla sagittis convallis arcu. Sed sed nunc. Curabitur consequat. Quisque metus enim venenatis fermentum mollis. Duis vulputate elit in elit. Si vous n'avez pas eu la chance de prendre dans tous.
Follow us Google+.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar: